Jatuh, perlahan satu demi satu daun gugur
Duduk disana aku menunggu mu
Dengan segenggam harapan akan bertemu
Dan sebuah buku tentang dirmu
Begitu dingin hingga menusuk kedalam rusuk
Hela nafas terasa melambat tak kuasa
Pandangan kosong lurus jauh kedepan
Mencari suaramu dimana, apakah di ujung jalan ?
"Aku menunggumu disini, apa kau mendengarku ?"
Hati terus berbicara, berharap semoga dia mendengar
Menyimak angin terbangkan daun-daun yang gugur
Sesekali aku mendekat dan hilang begitu saja
10 Tahun sudah hingga daun oranye terakhir jatuh
Jatuh dalam pangkuanku, tepat di pikiranku
Entahlah sampai kapan aku harus disini
Duduk bersama memori dalam cerita cinta
Tanpa akhir, hingga usia telah hilang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar